MEDAN | bisanews.id | Penghargaan terus mengalir. Kali ini penghargaan datang langsung dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).
Pemprov Sumut kembali memberikan tali asih kepada atlet pelajar National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara yang berhasil meraih prestasi pada ajang Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) 2025 di Jakarta lalu.
Pemberian penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya pada acara penutupan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Sabtu (2/8/2026) malam kemarin.
Adapun atlet penerima tali asih itu, berasal dari dua cabang olahraga, yakni renang dan atletik. Tercatat tiga atlet renang serta lima atlet atletik menerima penghargaan atas prestasi yang mereka torehkan di ajang Peparpenas 2025 lalu.
Pada kejuaraan tersebut, kontingen NPC Sumatera Utara berhasil mengoleksi total 14 medali, terdiri atas lima medali emas, tiga perak, dan enam perunggu.
Ketua NPC Sumatera Utara, Alan Sastra Ginting yang hadir pada acara penyerahan tali asih tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution serta Wakil Gubernur Surya atas perhatian yang diberikan kepada atlet-atlet pelajar disabilitas daerah ini.
Menurut Alan, pemberian tali asih tersebut menjadi bentuk nyata bahwa pemerintah sangat perduli terhadap pembinaan atlet paralimpik sejak usia pelajar.
“Pemberian tali asih ini menjadi motivasi besar bagi atlet-atlet pelajar kami agar ke depan bisa berprestasi lebih baik lagi dibandingkan Peparpenas 2025 laku,” kata Alan melalui pesan Whats App, Rabu (5/8/2026).
Sementara nilai nominal yang diberikan Pemprov Sumut antara lain, sebesar Rp15 juta bagi peraih medali emas, Rp10 juta peraih perak, dan Rp8 juta bagi peraih medali perunggu.
Dikatakan, nominal tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tali asih pada 2023. Saat itu, peraih emas menerima Rp5 juta, perak Rp3 juta, dan perunggu Rp2 juta. Sementara pada 2024, atlet pelajar NPC Sumut tidak menerima tali asih.
Alan menilai peningkatan nominal penghargaan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memberikan apresiasi kepada atlet-atlet berprestasi.
“Kalau nominalnya sudah sangat bagus. Tahun 2023 memang pernah ada tali asih, tetapi tidak sebesar sekarang. Ini sangat kami apresiasi,” ucap Alan serius.
Alan menambahkan, bahwa ia juga sempat berbicara dengan para atlet dan orang tua atlet, dan mereka sangat bersyukur mendapatkan tali asih dari Pak Gubernur.
“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat untuk menunjang kebutuhan latihan, perlengkapan olahraga, bahkan membantu biaya pendidikan mereka mengingat sebagian besar atlet yang menerima berasal dari keluarga sederhana,” kata lagi.
Untuk itulah Alan berharap penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi para atlet yang akan kembali tampil pada Peparpenas berikutnya.
Menurutnya, lewat pembinan serius yang dilakukan NPC Sumut, banyak atlet difabel daerah ini memiliki peluang untuk memperkuat Sumatera Utara pada Peparpenas tahun depan, sehingga penghargaan dari pemerintah diharapkan mampu memacu semangat mereka untuk berlatih lebih keras.
Atlet-atlet penerima tali asih NPCI Sumut sangat senang dan berjanji akan lebih giat lagi berlatih agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi. Ini juga menjadi motivasi bagi atlet-atlet binaan NPC Sumut lainnya.
“Sebab bisa dilihat langsung, bahwa atlet pelajar saja mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Jadi mudah- mudahan ini menjadi penyemangat bagi seluruh atlet yang sedang kami bina untuk terus berprestasi,” pungkas Alan mengakhiri.
Adapun atlet difable NPC Sumut penerima tali asih yaitu, Juantama Imam Salim (1 emas/S6/Renang 50 m gaya punggung putra) dan Yacikarani Clarita Situmorang (1 emas/S12/Renang 50 m dan 100 m gaya dada putri).
Adelia Novianti (2 emas/Atletik T54 dari 100 m dan 400 m outri) dan Ahmad Rahmadani (1 emas/Atletik T54 400 m putra) .
Ssmentara peraih perak, Louis Jepanya Rafael Sitorus (3 perak/Renang S10 dari 50-100 gaya punggung dan 100 gaya kupu-kupu putra), Siti Rizkia Ananda (1 perak/Atletik T/F47 tolak peluru putri), Selviani Lase (1 perak/Atletik T 12 100 m putri), Ahmad Rahmadani (1 perak/Atletik T54 putra) dan Rezeki Micella Siburian (1 perak/Atletik T 44 tolak peluru putri) serta M Akmal Malik (1 perak/Atletik F57 tolak peluru putra).
Sementara peraih medali perunggu antara lain, Putra Elvira Satri (1 perunggu /Atletik T37 100 m putra) dan Rezeki Micella Siburian (1 perunggu /Atletik T 44 lompat jauh putri) serta Yacikarani Clarita Situmorang (1 perunggu /Renang S12 50 gaya dada putri). (rel/ayu)






