EkoBis  

PKK Pusat Bertekad Ikut Wujudkan 30 Juta UMKM Terdigitalisasi

PKK Pusat Bertekad Ikut Wujudkan 30 Juta UMKM Terdigitalisasi
Ketua II Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Keluarga TP PKK Pusat, Ninuk Trianti Zudan. (Foto : Tangkapan Layar ObraS Kain PKK/Bisanews).

JAKARTA | Bisanews.id | Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat menggelar Obrolan Santai Kader Inspiratif PKK (ObraS Kain PKK) bertajuk Go Digital: Solusi UMKM Bangkit Pasca Covid-19 secara daring, Kamis (15/9/2022).

Hadir pada kegiatan tersebut Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga, Ninuk Trianti Zudan, dan Narasumber Mirza Andrian.

“Pandemi Covid-19 merupakan masa sulit bagi UMKM. Banyak UMKM yang terpaksa gulung tikar. Langkah Go-Digital merupakan keniscayaan, karena kebiasaan masyarakat pun berubah drastis,” kata Ninuk saat memberi sambutan.

Diterangkannya, disrupsi perilaku belanja masyarakat yang melakukan belanja secara daring terus meningkat. Diperkirakan 202,6 juta penduduk Indonesia sudah terhubung dengan internet.

“Dari data tersebut terdapat sekitar 81% yang melakukan belanja online atas sejumlah produk. Tak heran platform perdagangan elektronik juga akan terus meningkat,” terangnya.

Bertolak belakang dengan data tersebut, ekosistem UMKM di Indonesia belum semuanya bertransformasi menjadi platform peradangan online. Hanya berkisar 19% yang sudah on boarding pada platform-platform perdagangan online.

“Data ini sebanding dengan 12 juta UMKM. Dengan begitu pemerintah menargetkan 30 juta UMKM harus terdigitalisasi hingga tahun 2024. Untuk mewujudkan hal ini perlu ada kolaborasi dari seluruh komponen bangsa. Dalam rangka itu pula program ini dilakukan,” tutur Ninuk.

Ninuk berharap ObraS Kain PKK dapat memberikan dampak positif bagi UMKM untuk terus dapat meningkatkan usahanya di era digital.

Writer: RambeEditor: Abdul Muis