Polsek Medan Timur Gelar Vaksin untuk Pelajar

Polsek Medan Timur Gelar Vaksin untuk Pelajar
Salah seorang pelajar sedang disuntik vaksin di RS Imelda Medan, Selasa (14/12/2021). (Foto : Ayu / Bisanews.id).

MEDAN I Bisanews.id Polsek Medan Timur terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 guna mempercepat pembentukan herd immnunity. Selasa (14/12/2021), Polsek Medan Timur fokus melakukan vaksin kepada para pelajar.

Kapolsek Medan Timur, Kompol Rona Tambunan saat meninjau pelaksanaan vaksin di Rumah Sakit Imelda Medan, mengatakan sebanyak 300 dosis vaksin Covid-19 akan disuntikan kepada masyarakat umum dan pelajar.

“Kali ini kita melaksanakan lagi vaksinasi bagi masyarakat. Kita fokuskan bagi para pelajar,” kata Rona serius.

Rona mengatakan 300 dosis vaksin Covid-19 itu berjenis sinovac dan ekstrazaneca. “Ada sinovac dan ekstrazaneca,” terangnya.

Ia menyebutkan pelaksanaan vaksin sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah untuk mempercepat herd immunity.

“Program vaksinasi ini dilakukan agar masyarakat dapat tervaksinasi secara luas, sehingga pada akhirnya dapat terpenuhi herd immunity,” sebutnya.

Ia mengaku pihaknya telah beberapa kali melakukan vaksinasi Covid-19 secara massal. “Ya, ini kegiatan yang sudah sekian kalinya kita gelar,” ucapnya.

Kapolsek mengimbau agar masyarakat yang belum mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19 dosis pertama segera mendaftarkan diri.

“Kita imbau kepada masyarakat segera ikuti vaksinasi, dan jangan pernah ragu untuk vaksin. Karena vaksinasi ini dapat membentuk kekebalan tubuh,” pintanya.

Sementara bagi masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19 tahap I dan II diingatkan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Karena menurut dia pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Yang sudah divaksin tetap harus cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, dan hindari kerumunan. Jangan pernah lengah dan abai terhadap prokes,” imbaunya.

Seorang pelajar, Variel Andika mengaku senang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Kata dia setelah disuntik tidak terasa sakit apapun.

“Datangnya sama teman sekolah (SMP), tidak ada rasa sakit dan saya memang ingin sehat biar tidak kena Covid-19,” aku pelajar usia 13 tahun tersebut.

Baca Juga:  Wagubsu Paparkan Potensi Bukit Lawang ke Sandiaga Uno

Related posts