Medan | Bisanews.id | Menyongsong peringatan 55 tahun hari lahir (milad) Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) yang lahir pada tanggal 18 Juni 1971, Pengurus Besar (PB) organisasi masyarakat Melayu tersebut diwakili sejumlah pengurus yang juga merupakan Panitia Milad ke-55 MABMI, melakukan serangkaian ziarah ke makam enam mantan Ketua Umum yang telah wafat, Rabu (10/6/2026).
Ziarah berlangsung di empat lokasi masing-masing Pemakaman Muslim Gebang dan Pemakaman Komplek Masjid Raya Zizi Tanjung Pura (keduanya di Kabupaten Langkat), di Pemakaman Komplek Masjid Raya Perbaungan (Kabupaten Serdang Bedagai), dan Pemakaman Komplek Masjid Raya Al-Mashun Medan (Kota Medan).
Safari ziarah ini dipimpin Ketua Departemen 1 PB MABMI H Asrin Naim yang sekaligus sebagai Ketua Panitia Milad ke-55 MABMI tahun 2026, disertai sejumlah pengurus PB lainnya, masing-masing Syahril Tambuse (bendahara panitia), Azrin Marydha (sekretaris panitia), OK Azhari, Datuk Chairul Anwar dan Syahran Syamsuddin masing-masing anggota panitia.
Ketua Panitia Milad ke-55 MABMI H. Asrin Naim menjelaskan, ziarah yang dilakukan pada momentum menyosong peringatan hari lahirnya MABMI sudah merupakan agenda tahunan, khususnya sejak PB MABMI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Dato’ Seri H. Syamsul Arifin, SE dan kini dilanjutkan oleh penerusnya Prof. Dr. H. OK. Saidin, SH, M.Hum.



“Ziarah kita lakukan ke makam para mantan Ketua Umum PB, sebagai tanda penghormatan, ketidaklupaan dan sekaligus sebagai penghargaan organisai atas peran, jasa-jasa serta pengabdian para almarhum dalam memimpin, membesarkan dan mengembangkan organisi MABMI ini,” ungkap H Asrin Naim di Gebang, di sela kegiatan ziarah tersebut.
Menurutnya, ziarah ini terutama dilakukan terhadap makam para mantan Ketua Umum yang telah berpulang ke rahmatullah, bukan karena kurangnya rasa penghormatan dan penghargaan kepada para pengurus lainnya. “Penghormatan dan penghargaan kepada segenap pengurus yang telah berjasa dan memberikan pengabdian kepada MABMI, pada dasarnya tetap sama. Hanya saja, Ketua Umum tentu melambangkan dan mewakili semua personalia dalam kepemimpinan organisasi, sehingga mengingat terpencarnya tempat pemakaman dan faktor waktu dan lain-lainnya, maka setakat ini kita memfokuskan ziarah pada makam para mantan Ketua Umum,” urai Asrin Naim.
Adapun Ziarah kali ini secara berturut-turut dilakukan, pertama ke makam Ketua Umum keenam PB MABMI, Allahyarham Dato’ Seri H. Syamsul Arifin, SE di Gebang (Kabupaten Langkat). Kemudian ziarah berpindah ke makam Ketua Umum kedua, Moehammad Alwi Oemry di komplek pemakaman Masjid Raya Azizi, Tanjung Pura (Kabupaten Langkat).
Dari Langkat rombongan safari ziarah ini bergerak ke Serdang Bedagai (Sergai), menziarahi makam mantan Ketua Umum keempat Prof. T. Amin Ridwan P.Hd dan Ketua Umum kelima T. Luckman Sinar, SH di komplek pemakaman Masjid Raya Perbaungan.
Selanjutnya ziarah terakhir di komplek pemakaman Masjid Raya Al-Mashun Medan, para makam Ketua Umum pertama OK Salamuddin dan Ketua Umum ketiga H.T. Nurdin. “Kegiatan ziarah kita selesai hari ini, namun masih ada sejumlah kegiatan lagi dalam memeriahkan peringatan milad ke-55 MABMI ini, sampai puncak acara peringatannya nanti,” tutur Asrin Naim.
Untuk diketaui, seperti tahun-tahun sebelumnya PB MABMI dalam rangka peringatan miladnya di bulan Juni ini, juga akan menyelenggarakan sejumlah pertandingan, di antaranya kartu gembira, secara internal. Kegiatan ini akan dibuka pada Minggu (14/6/2026) dan berlangsung selama tiga hari.
Pada tepat hari milad ke-55, Kamis (18/6/2026) malam, akan dilaksanakan kegiatan malam berdoa diisi dengan pembacaan tahtim, tahlil serta tausyiah agama. Acara akan berlangsung di Kantor PB MABMI Jalan Brigjen Katamso Medan.
Sedangkan sebagai puncak kegiatan, adalah resepsi Milad ke-55 MABMI tahun 2026 yang akan digelar pada Sabtu (20/6/2026) di Aula Kediaman Ketua Umum PB MABMI Prof. Dr. H. OK. Saidin, SH, M.Hum di Medan Selayang, Kota Medan. Acara ini akan diisi terutama dua kegiatan utama, yakni Anugerah Penghargaan kepada sejumlah pengurus atas jasa dan pengabdiannya kepada organisasi selama 10, 15, 20, 25 dan 30 tahun serta Pidato Milad MABMI yang akan disampaikan Ketua Umum sendiri. (am)





