DPRD Medan Minta Dinsos Terapkan Pelayanan Online

Komisi II DPRD Medan
Sekretaris Komisi II DPRD Medan Dhiyaul Hayati SAg MPd. (Foto: Ayu/Bisanews.id).

MEDAN | Bisanews.id | Sekretaris Komisi II DPRD Medan Dhiyaul Hayati SAg MPd mengatakan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan selayaknya menerapkan pelayanan online. Karena dinas itu menangani berbagai bantuan pemerintah yang berhubungan dengan masyarakat banyak. Menurut Dhiyaul, pada 2021 banyak program pemerintah dialihkan ke Dinsos Medan. Seperti pelayanan jasa dan bantuan-bantuan sosial yang dulunya ditangani Sekretariat Daerah, sekarang diarahkan ke Dinsos.  Tingkatkan Potensi Wisata, Pemko Medan Fokuskan Revitalisasi Kawasan Kesawan

“Ada KUBE (Kelompok Usaha Bersama), ada bantuan sosial rumah ibadah dan lainnya. Sehingga anggarannya saya lihat berlipat-lipat. Tentunya dalam hal ini diperlukan manajemen yang baik, sehingga masyarakat ketika dapat permasalahan, seperti dana maghrib mengaji, bisa langsung teratasi,” kata Dhiyaul, di Medan, Sabtu (5/2/2022).  PKN Medan Minta Walikota Sikapi Tuntutan Pedagang Pasar Tradisional

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengaku sering menerima laporan dari masyarakat terkait bantuan sosial. Masyarakat kerap kebingungan bertanya mau kemana, sehingga datang ke anggota dewan. Untuk itu pihaknya mengadvokasi masyarakat soal bantuan sosial kepada instansi terkait maupun pihak kecamatan.  Walikota Medan Siap Terima Penghargaan Inisiator Olah Raga

“Seperti kemarin kita menerima laporan warga yang mengeluhkan dana maghrib mengaji belum keluar. Kita langsung konfirmasi ke Dinas Sosial sehingga diketahui apa permasalahannya. Rupanya ada ID-nya tidak valid, nomor rekeningnya kurang angka atau nomor rekeningnya pakai huruf. Lalu kordinasikan lagi dengan kecamatan- kecamatan, apakah data-data yang tidak valid itu dikembalikan kecamatan”, ujarnya.

“Saya pikir ini yang harus kita benahi manajemennya. Ini perlu kita buat alurnya sehingga warga memperoleh kemudahan. Jika ada laporan warga kita jadi tahu ini alur bertanya kemana. Sehingga warga dimudahkan,” imbuhnya.  Walikota Medan Berupaya Kembangkan Wisata Medical Tourism

Baca Juga:  Zahir Ajak SB4 Tanamkan Solidaritas Antar Suku dan Umat Beragama

Dijelaskan Dhiyaul, banyak program pemerintah yang tidak diketahui masyarakat. Salah satunya KUBE. “Walaupun KUBE ini terbatas, tapi masyarakat perlu mengetahui kalau program ini ada. Mungkin perlu ada alur komunikasi, gunakan media sosial seperti instagram agar masyarakat tahu adanya program-program dari Dinas Sosial. Sama seperti Dinas Tenaga Kerja, mereka kan mulai menggunakan IT untuk pelatihan-pelatihan ke masyarakat,” terangnya.  Jokowi Bagikan 600 Sertifikat Tanah di Dairi, Gubsu : Wujud Keadilan

Dengan adanya sistem online, lanjutnya, warga tentu bisa lebih mudah menanyakan keluhannya. Selain itu juga tidak membuat Kantor Dinas Sosial menumpuk didatangi warga yang kebingungan.  PWI Umumkan Pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2021

“Kedepannya kita benahi terus pelayanan ke masyarakat. Menyedikitkan tatap muka dan memperbanyak layananan online, sehingga masyarakat mendapat informasi yang jelas,” pungkasnya.

Yuk Bayar Pajak

Related posts