Ketum SMSI Hadiri Undangan Makan Siang Presdir Riyadh Group

Suasana makan siang bersama antara Presdir Riyadh Group dan Ketum SMSI Firdaus, Ketua Harian PHRI Banten GS Ashok Kumar, Kadispar Banten Hamidi, Dandenpom Serang Joko M, Tokoh Muda Banten Iman Ariyadi, Ketua PWI Banten Rian Nopandra, Ketua PUB Cilegon Habibi, dan Ketua PWI Kota Serang dan Cilegon, di Restoran Padang The New Natrabu, Banten, Selasa (10/5/2022). (Foto: Dok-SMSI/Bisanews.id).

BANTEN | Bisanews.id | Ketua Umum (Ketum) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus menghadiri undangan makan siang Presiden Direktur Riyadh Group, Bally Saputra, di Restoran Padang The New Natrabu, Banten, Selasa (10/5/2022).

Rilis SMSI menyebutkan, kegiatan silaturahmi itu dihadiri Ketua Harian PHRI Banten GS Ashok Kumar, Kadispar Banten Hamidi, Dandenpom Serang Joko M, Tokoh Muda Banten Iman Ariyadi, Ketua PWI Banten Rian Nopandra, Ketua PUB Cilegon Habibi, dan Ketua PWI Kota Serang dan Cilegon.

Kadispar Provinsi Banten, Hamidi mengatakan, Pemprov Banten mendukung apa yang dijalankan Riyadh Group dalam merestorasi Hotel The Grand Mangku Putra Arcade.

“Kami dari Dispar Banten mendukung penuh dan mendoakan apa yang dilakukan Riyadh Group dalam meningkatkan pariwisata hotel. Semoga semuanya sesuai rencana dan berjalan lancar,” ucap Hamidi.

Sementara Ketua Umum SMSI, Firdaus dalam testimoninya turut mendoakan Restaurant The New Natrabu dapat menjadi ikon daerah yang memberikan pelayanan bertaraf internasional yang ada di Banten.

“Yang pasti kita bangga karena ini berasal dari putra daerah Pak Iman Ariyadi yang meneruskan perjuangan almarhum Pak Tb. Aat Syafaat,” kata Firdaus.

Ketua Harian PHRI Banten, GS. Ashok Kumar mengapresiasi dan siap mendukung Riyadh Group dalam pengembangan usahanya di Provinsi Banten.

Di tempat yang sama, Presiden Direktur Riyadh Group, Bally Saputra menjelaskan, restorasi kamar hotel adalah bentuk perusahaan melakukan rebranding hotel The Grand Mangku Putra.

“Hotel ini akan berganti nama menjadi Bally Hotel and Convention Center. Investasinya sekitar Rp 50 miliar untuk restorasi ini,” ujar Bally.

Ia mengungkapkan, 130 unit kamar hotel ini akan berubah fungsi menjadi kondominium hotel (kondotel).

Menurutnya, ada potensi permintaan yang besar akan properti ini di kalangan pekerja industri hingga ekspatriat yang bekerja di kawasan Cilegon, Banten.

Baca Juga:  Sambut Ramadhan, Alumni SMPN XI Medan Laksanakan Gathering

Pihaknya yakin ini akan menyasar target pasar pekerja asing di perusahaan-perusahaan tersebut.

Kata dia, di Cilegon permintaannya banyak tapi pasokannya kurang. Oleh karena itu pihaknya berupaya memenuhi kebutuhan tersebut.

Lebih jauh ia mengatakan, di kuartal pertama 2023, Riyadh Group akan membangun apartemen sewa (service apartment) sebanyak 800 unit dan lifestyle mall seluas 2 hektar di kawasan yang sama.

“Yang tidak kalah menarik, adalah adanya restoran Padang yang diklaim terbesar di dunia. Restoran Padang The New Natrabu ini berkapasitas 1.000 kursi dengan 14 ruangan VVIP. Restoran ini baru diresmikan pada Sabtu (16/4),” jelasnya.

“Kita ingin bawa Minang ini mendunia. Mengenai investasinya, untuk restorasi itu investasinya Rp 50-an miliar. Kalau total sama mal apartemen itu lebih kurang itu Rp 800 miliar,” imbuhnya.

Guna menarik pasar tersebut, pihaknya menyiapkan beberapa strategi. Salah satunya adalah dengan melakukan kerja sama dengan penyedia layanan transportasi helikopter, Helicity.

Bally mengatakan, pihaknya membangun helipad khusus di samping kawasan Grand Mangku Putra.

“Kawasan ini bisa dijangkau dengan menumpang helikopter dari Heliport Cengkareng (Perimeter Bandara Soetta) dengan waktu tempuh sekitar 25 menit. Saya harap ke depan bisa dibuka layanan wisata menggunakan helikopter di kawasan Cilegon,” ucapnya.

“Kalau sudah ada helipad di sini, tak perlu lagi ke Bali. Banyak pantai di sini yang bisa dimanfaatkan. Kemudian nanti juga ada wisata mengelilingi Gunung Krakatau. Kita akan banyak bikin paket wisata di sini,” tutupnya.

Related posts

Program Desa Binaan Bhakti Sosial Kepada Masyarakat Bantuan Sembako