Oknum Kepling Terlibat Kasus Narkoba, Ini Tindakan Walikota Medan

Wakil Walikota Medan Aulia Rahman mengiterogasi mantan Kepling 7, Petisah Hulu, Medan Baru, AI yang terjerat kasus narkoba, di Mapolrestabes Medan, Jumat (13/5/2022). (Foto : Ayu/Bisanews.id).

MEDAN | Bisanews.id | Walikota Medan Bobby Nasution mencopot Kepala Lingkungan (Kepling) 7, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, berinisial AI. Itu karena AI terlibat dalam kasus narkoba.

Kabar pencopotan itu disampaikan Walikota Medan melalui Wakil Walikota H. Aulia Rachman saat menghadiri press rilis kasus dan pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolrestabes Medan, Jumat (13/3/2022).

Kata Aulia, Pemko Medan tidak memberi toleransi kepada jajarannya yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Tindakan tegas langsung dijatuhkan apabila aparaturnya terbukti terlibat barang haram tersebut.

Untuk diketahui, AI ditangkap Satres Narkoba Polrestabes Medan pada Senin  (11/4/2022) malam. Barang bukti yang diamankan berupa 4,5 gram sabu dan uang sebesar Rp 500 ribu, diduga hasil penjualan sabu.

Kembali kepada Aulia. Aulia mengaku heran mengapa AI bisa lolos menjadi kepling. Sebab setahu dia, dalam proses pemilihan kepling selalu dilakukan tes urine.

“Saya heran kenapa ibu ini bisa lolos menjadi kepling. Apalagi ibu ini juga diduga sebagai penjual, bukan pemakai. Berdasarkan pengakuan beliau karena faktor ekonomi. Kita juga tidak paham faktor ekonomi, tentunya ini menjadi satu pekerjaan rumah (PR) bagi Pemko Medan,” kata Aulia.

Terkait alasan ekonomi yang dikatakan AI, menurut Aulia, Pemko tidak bisa melanggar aturan yang ada. Sebab ketetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sudah ditetapkan, dan tidak bisa dilanggar. Namun pihaknya akan mencoba untuk melakukan pengkajian ulang.

“Hal-hal apa yang dilakukan ini akan coba kita koordinasi dengan melihat kajian aspek hukumnya, bagaimana untuk melihat kesejahteraan kepala lingkungan kedepannya,” ungkapnya.

Di sisi lain, Aulia mengatakan Pemko Medan siap menerima informasi titik-titik mana saja yang menjadi tempat peredaran narkoba. Sebab, peredaran nakorba harus diberantas guna melindungi generasi penerus bangsa.

Baca Juga:  Penyelundupan 34 PMI Tujuan Malaysia Kembali Digagalkan Polres Batubara

“Insya Allah dalam pemetaan yang dilakukan Pak Kapolrestabes Medan dan Pak Dandim 0201/Medan, Pemko Medan akan mendesain mana titik-titik wilayah narkoba. Kemudian kita coba dirikan taman literasi untuk mengedukasi dan mengajari anak-anak kita ke depannya agar menjadi lebih baik lagi,” kata Aulia didampingi Kadis Kesehatan Kota Medan dr. Taufik Ririansyah.

Guna mengatasi terjadinya penyalahgunaan narkoba di Kota Medan, ungkap Aulia, Pemko Medan akan mendesain dunia pendidikan untuk meningkatkan moral anak-anak sehingga menjadi lebih baik lagi ke depannya, disertai penanaman nilai-nilai keagamaan.

Aulia juga minta dukungan semua pihak dalam memberantas narkoba di Kota Medan. “Pemko Medan tidak mau main-main, kita akan sikat habis  dan perangi yang namanya narkoba untuk perubahan Kota Medan,” tegasnya.

Related posts